Saturday, May 19, 2018

Bung Tito dan Pancasila




Belum begitu lama Sang Surya tergelincir pada Rabu, 9 Mei 2018 Bung Tito Zeni Asmarahadi tetiba beranjang sana di Eks Gedung Konstituante.

Bung Tito adalah karib kental saya sejak lama saat menuangkan kegelisahan-kegelisahan sosial yang terus bergerak liar. Saat penyusunan timelines film Sukarno, Bung Tito mengajak saya hadir bersama tim riset untuk berdiskusi mendalam tentang pemikiran internasionalisme Bung Besar.

Diskusi soal isu kebangsaan petang itu segera meluncur sambil ditemani kopi panas dan keretek. Ada banyak perspektif baru tentang Pancasila.

FYI, Bung Tito adalah putra kandung Alm. Asmarahadi yang sekaligus menantu Bung Besar. Selama masa pembuangan di Ende, Flores, Bung Besar secara intensif berdiskusi soal konsepsi Pancasila bersama mendiang Ayahanda Bung Tito.

Menyinggung situasi terkini, Beliau terus berharap dan berusaha agar semua anak bangsa kembali ke jati diri, yakni Pancasila.

Bung Tito pamit sambil mengepalkan tangan dan berseru, "Merdeka!"* Panjang Umur Kesetiakawanan, Bung!

No comments:

Post a Comment