Menlu Retno LP Marsudi berpose bersama pimpinan dan staf Museum Konferensi Asia Afrika pada Sabtu, 14 Juli 2018 di Ruang Pameran Tetap Museum di Gedung Merdeka Jalan Asia Afrika No.65 Bandung. Sesi foto ini diambil usai Menlu Retno menggelar dialog langsung bersama 370 relawan dan anggota Sahabat Museum KAA di Ruang Utama Gedung Merdeka.
Museum ini nyaris 38 tahun silam didirikan atas gagasan Menlu Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja, SH, L.LM sebagai bagian dari upaya diplomasi berbasis nilai-nilai unggul Indonesia. Nilai-nilai itu yang diwarisi dari KAA 1955 dilestarikan untuk tujuan aset diplomasi RI.
Kemudian untuk menyambut perhelatan KAA ke-2 pada tahun 2005 Menlu Hassan Wirajuda menginisiasi renovasi total ruang pameran tetap museum menjadi lebih interaktif dan komunikatif. Sejak itu pengunjung museum ini beranjak naik hingga 5 kali lipat dari yang tadinya hanya di sekitar 54 ribuan. Tak hanya meningkat, tetapi juga berkembang terutama agregatnya.
Tahun 2009 Menlu Marty Natalegawa usai menghadiri seminar dan pameran bertajuk 'Mochtar Kusumaatmadja' di Gedung Iwa Kusumasumantri Universitas Padjadjaran menyambangi Museum KAA.
Kembali lagi ke kunjungan Menlu Retno tadi, usai berfoto, sambil berpamitan pulang, Beliau dengan hangat menyalami satu per satu staf Museum KAA dan berpesan, "Saya titip museum ya Ibu dan Bapak."
Menlu Retno juga menyampaikan berjanji akan datang kembali ke Museum KAA suatu saat untuk berjumpa dengan Sahabat Museum KAA.
Kepada para relawan dan anggota Sahabat Museum KAA, Beliau mengingatkan akan relevansi dan dampak positif peristiwa KAA bagi Indonesia dan dunia saat ini.

No comments:
Post a Comment